pengacara profesional jakartalhp.co.id siap membantu anda untuk kebutuhan pengacara yang profesional di Jakarta Indonesia. Kantor Pengacara Jakarta beralamatkan di :

Grand Slipi Tower 8th Floor, Suite 8F
Jl. S. Parman Kav. 22-24. Jakarta Barat – 11480

lhp.co.id merupakan kantor konsultasi hukum di Jakarta yang akan membantu anda dalam menyelesaikan segala masalah hukum di Indonesia.

Hukum di Indonesia selalu menjadi problem yang tidak bisa tuntas jika diperbincangkan, karena di Indonesia sendiri terkenal dengan Negara hukum. Setiap ada masalah, pasti akan berujung pada hukum. Seperti halnya dengan Anda ketika sedang ada kasus atau masalah yang berkaitan dengan hukum, satu hal yang pasti akan Anda cari adalah jasa pengacara profesional.

Pengacara di Indonesia memang banyak, lebih spesifik lagi di ibu kota, kantor hukum Jakarta sudah sangat bertebaran di mana-mana. Tetapi tidak semuanya mempunyai kualitas yang sesuai dengan kasus yang sedang Anda hadapi. Mencari advokat untuk menyelesaikan perkara yang sedang Anda hadapi atau memberikan jasa hukum lainnya memang memerlukan suatu proses.

Tidak mau bukan ketika sudah memilih sebuah jasa pengacara profesional tapi pada praktiknya skil yang dipunyai pengacara tersebut tidak mumpuni? Hal ini terjadi karena Anda kurang cermat dalam memilih advokat.

Jangan langsung terkeceoh dengan lisensi yang tergantung pada tulisan yang terpampang di halaman tempat praktek seoarang pengacara lantas Anda langsung berkesimpulan untuk mendatangi kantor pengacara Jakarta tersebut. Mereka belum tentu pengacara yang tepat untuk Anda. Anda perlu menyediakan waktu untuk melakukan investigasi sebelum memlih pengacara yang tepat untuk mewakili kepentingan Anda. Untuk menghindari terjadinya kesalahan dalam memilih advokat/pengacara berikut kami jelaskan beberapa tipsnya.

  1. Memilih advokat karena dia suportif /mendukung / bersimpati.

Pilihlah pengacara yang bukan simpati pada kasus Anda melainkan yang bisa memenangkan kasus Anda. Karena pengacara yang hanya bersimpati belum tentu bisa memenangkan kasus Anda. Namun, seorang advokat yang profesional akan memiliki keduanya.

  1. Rekomendasi

Rekomendasi pribadi selalu menjadi pilihan utama ketika akan menentukan sebuah pilihan, apalagi dalam hal pengacara. Rekomendasi dari orang yang sudah berpengalaman juga bisa menjadi masukan mengenai kasus yang sedang Anda hadapi.

Temukan pengacara yang punya bidang ketertarikan khusus yang sesuai dengan kasus yang sedang Anda hadapi. Hal tersebut akan memudahkan Anda dalam proses persidangan.

  1. Periksa latar belakang pengacara

Mulai dari pendidikan dan pengalaman kerja, dan pelajari bagaimana mereka mengelola praktek mereka.

Setelah Anda menemukan pengacara yang dirasa sudah cocok untuk menangani kasus Anda, maka kita beralih ke urusan metode pembayaran. Karena untuk membayar setiap kantor konsultasi hukum Jakarta akan menerapkan sistem yang berbeda.

Berikut cara pembayaran pengacara:

  1. Pembayaran perjam (hourly rate)

Ketika urusan bisnis kecil, metode pembayaran perjam biasanya dipilih untuk menghemat biaya dan waktu. Tapi ingat, semua jasa pengacara termasuk ketika Anda menelepon untuk konsultasi, dan hal-hal lain seperti surat menyurat untuk kepentingan legal advise, mempersiapkan dan menyusun suatu rancangan kontrak juga termasuk dalam perhitungan “jam” jasa yang harus dibayarkan.

Jika metode ini yang digunakan, maka saat kita mengadakan pembicaraan dengan calon Pengacara yang kita pilih tanyakan juga waktu minimum pemakaian jasa.

  1. Pembayaran tetap (fixed rate)

Pengacara yang akan menangani suatu tugas atau proyek biasanya menentukan sistem pembayaran tetap (fixed rate). Namun sistem ini tidak dipakai pelayanan jasa dalam lingkup litigasi (sengketa yang penyelesaiannya melalui proses di pengadilan).

  1. Pembayaran berdasarkan porsi (contingent fees)

Pada sistem ini pengacara menerima bagian dari hasil yang diperoleh dari klien yang dimenangkan dalam suatu sengketa hukum jika ia berhasil memenangkan perkara tersebut. Jika pengacara tidak memenangkan kasus yang sedanga Anda sengketakan, maka dia hanya akan menerima penggantian untuk biaya-biaya operasional yang telah dikeluarkannya. Pembayaran berdasarkan porsi seperti ini tidak dilakukan dalam masalah-masalah bisnis rutin. Sistem seperti ini umumnya dipergunakan dalam hal Pengacara bekerja dan mewakili klien untuk kasus sengketa melalui proses pengadilan.

  1. Pembayaran berkala (retainer)

Jika seorang pengacara menggunakan sistem pembayaran berkala, maka Anda sebagao klien membayar secara bulanan atau bisa juga dirancang untuk pembayaran secara tahunan. Sebelumnya berbagai jasa pengacara yang akan diterima klien harus telah didefinisikan (dirinci) untuk disepakati bersama.  Sebenarnya sistem ini akan sangat menguntungkan jika klien tahu bahwa klien ini akan sering membutuhkan Pengacara dalam suatu periode tertentu.

Tidak ada hitungan baku berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar pengacara. Besarnya ongkos sangat tergantung kepada siapa pengacara yang Anda sewa. Semakin terkenal pengacaranya, tentu semakin mahal harganya.

Uang yang dibayarkan kepada pengacara biasanya melingkupi dua hal, biaya operasional dan biaya fungsional. Yang dimaksud dengan biaya operasional adalah biaya yang diperlukan pengacara untuk transportasi, akomodasi dan administrasi.

Hak dan kewajiban kedua belah pihak akan jelas terlihat jika sudah ada perjanjian hitam diatas putih. Utarakan dengan terbuka seberapa besar kemampuan finansial Anda kepada pengacara. Jika sudah saling merasa enak, tandatangani surat tersebut dilampiri materai.